Rabu, 03 Februari 2021

Macam macam kaligrafi


Kaligrafi Khat Naskhi


Gaya Naskhi atau kaligrafi dengan gaya Naskhi adalah jenis kaligrafi yang paling sering digunakan oleh orang-orang islam. Baik untuk menulis sebuah naskah keagamaan maupun untuk tulisan sehari-hari. Gaya Naskhi ini termasuk dalam gaya penulisan kaligrafi yang tertua. Sejak kaidah penulisannya dirumuskan dengan cara yang sistematis, oleh Ibnu Muqlah di abad ke 10 maka gaya kaligrafi yang satu ini sangat populer dan digunakan untuk menulis mushaf alquran hingga saat ini.

  • Kaligrafi Khat Riq’ah



Gaya Riq’ah adalah kaligrafi yang merupakan pengembangan dari gaya Naskhi dan Tsuluts.Riq’ah juga dikembangkan oleh kaligrafer Daulah Ustmaniyah yang lazim juga digunakan untuk tulisan tangan yang biasa, atau untuk kepentingan praktis yang lainnya.

  •  Kaligrafi Khat Diwani


Gaya kaligrafi Diwani dikembangkan oleh kaligrafer bernama Ibrahim Munif. Lalu disempurnakan oleh Syaikh Hamdullah dan kaligrafer Daulah Usmani di Turki akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Gaya ini biasanya dipakai untuk menulis kepala surat resmi dari kerajaan.



Kaligrafi Khat Kufi Murabba


Khat kufi Musattar memiliki nama lain yaitu khat Kufi Handasi Tarbi'i atau Khat Khufi Murabba yang berarti kubus. Kaligrafi ini tersusun atas garis-garis lurus yang bertemu garis-garis vertikal yang membentuk suatu sudut-sudut tegak lurus tanpa adanya satu putaran pun.

Kaligrafi Khat Tsuluts

akan khat Tsuluts karena ditulis dengan kalam yang ujung pelatuknya dipotong dengan ukuran sepertiga (tsuluts) goresan kalam. Nama itu berarti 'sepertiga' – mungkin karena proporsi garis lurus dengan kurva, atau mungkin karena naskah itu ukuran yang ketiga lain script populer kontemporer.

Kaligrafi Khat Farisi



 Farisi merupakan salah satu jenis huruf kaligrafi yang sering digunakan untuk lomba. Biasanya huruf ini menjadi pilihan dalam lomba final hiasan mushaf. Sesuai namanya, Farisi memiliki asal usul dari negeri Persia.





0 komentar:

Posting Komentar